7 Aplikasi Note Markdown Offline (600 KB) Support LaTeX – Cocok Buat Mahasiswa STEM

Kami menyajikan roundup tujuh apps pencatat yang mendukung markdown dan bisa bekerja tanpa sambungan internet. Tujuan kami sederhana: membantu user menyimpan ide, rumus, dan laporan dengan struktur folder yang rapi.
Kami fokus pada aplikasi ringan (sekitar 600 KB), dukungan LaTeX/KaTeX untuk notasi matematika, serta kecepatan render saat menulis catatan panjang. Setiap tools dinilai dari kecepatan tulis, navigasi, opsi ekspor, dan cara penyimpanan lokal untuk menjaga privasi.
Kami juga menimbang pengalaman harian—seberapa cepat membuka file besar, berpindah antar catatan, dan kemudahan backup. Untuk mempercepat keputusan, rekomendasi dikelompokkan menurut profil mahasiswa: yang butuh penulisan cepat, visual/diagram, atau kustomisasi mendalam.
Di bagian selanjutnya, kita akan jelaskan use case nyata: mencatat rumus saat kuliah, menulis laporan lab, hingga merangkum paper. Harapannya, workflow dari ide mentah sampai dokumen final tetap efisien meski tetap offline.
Gambaran Umum: Mengapa Note Markdown Offline Penting untuk Mahasiswa STEM Saat Ini
Kita sering bekerja dengan rumus, snippet code, dan ringkasan riset. Di lingkungan kampus, solusi pencatatan harus cepat dan tanpa gangguan. Kita butuh alat yang membuat menulis jadi sederhana, bukan mengutak‑atik tampilan.
Kecepatan, struktur, dan fokus: menulis dengan Markdown, bukan mengutak-atik format
Menggunakan markdown mempercepat pengetikan text dan menjaga format konsisten. Ini menghemat time saat belajar atau menulis laporan. Struktur heading, list, dan blok rumus membantu memecah things kompleks menjadi bagian yang mudah dikelola.
Manfaat dukungan LaTeX/KaTeX untuk rumus dan notasi ilmiah
Dukungan LaTeX membuat penulisan persamaan dan notasi menjadi natural. Snippet code mendapat highlight sehingga hasil praktikum lebih cepat dibaca ulang. File .md juga mudah dipindah antar type perangkat dan siap dipublish ke web bila perlu.
- Workflow offline menjaga interface bersih dari notifikasi saat kuliah atau lab.
- Format text ringan membuat catatan terbuka kilat di komputer kampus spesifikasi rendah.
- Kompabilitas lintas aplikasi memudahkan kolaborasi dan ekspor ke HTML/PDF.
Note Markdown Offline: Kriteria Evaluasi dan Niat Pencarian Komersial
Kami menilai aplikasi dengan perspektif praktis: cepat buka file, aman simpan data, dan mudah export. Tujuan evaluasi ini adalah membantu kita memilih app yang cocok untuk jadwal kuliah dan riset.
Kinerja lokal dan akses cepat ke file .md
Kita fokus pada features inti: kecepatan loading, kelancaran mengetik, dan stabilitas saat membuka banyak catatan. Akses cepat ke daftar catatan dan pencarian instan mempercepat workflow saat kuliah back-to-back.
Rendering LaTeX, ekspor, dan berbagi ke web
Rendering LaTeX yang akurat penting untuk publikasi akademik. Kemampuan export ke HTML, PDF, dan MD menentukan seberapa mudah kita mempublikasikan atau menyerahkan tugas.
Keamanan, enkripsi, dan opsi sinkronisasi yang privat
Aspek security meliputi enkripsi catatan, proteksi perangkat, serta kontrol granular saat sync ke cloud. Opsi sinkronisasi opsional memberi kebebasan: tetap privat di lokal atau tersinkron aman bila butuh multi-perangkat.
- Storage lokal menjaga data tetap di perangkat dan memudahkan backup ke NAS/Drive.
- Berbagi via tautan publik mempermudah kolaborasi tanpa wajib install app yang sama.
- Ekosistem plugin/tema menambah fleksibilitas sesuai disiplin studi.
| Kriteria | Prioritas | Manfaat |
|---|---|---|
| Kecepatan & stabilitas | Tinggi | Mengurangi gangguan saat menulis panjang |
| Penyimpanan lokal | Tinggi | Kontrol penuh atas data dan file |
| Rendering & export | Sedang | Siap untuk submit tugas dan publikasi |
| Keamanan & sync | Sedang | Privasi dengan opsi sinkronisasi aman |
Niat pencarian komersial kita mengarah pada menemukan app yang paling cocok dengan rencana studi, anggaran, dan kebiasaan kerja. Keputusan akhir harus menimbang semua kriteria di atas.
DumbNote: Catatan Markdown Lokal ala VSCode dengan Berbagi via GitHub Gists
DumbNote menggabungkan antarmuka mirip VSCode dengan penyimpanan lokal yang sederhana. Kita dapat fokus mengetik cepat tanpa terikat layanan tertentu.
Penyimpanan sebagai file lokal
Semua catatan disimpan sebagai file .md di folder lokal, jadi kita punya kontrol penuh atas data. Menu File → Goto Note Folder memudahkan akses untuk backup atau pengelolaan massal.
Render yang familiar dan nyaman
Rendering tampak bersih, bergaya VSCode, sehingga membaca ringkasan kuliah atau draf laporan jadi cepat. Antarmuka keyboard-driven mempercepat alur penulisan dan membantu menuangkan ideas tanpa gangguan.
Berbagi dan backup fleksibel
Untuk publikasi cepat, fitur share ke web melalui GitHub Gists membuat distribusi ke teman atau dosen sederhana. Kita juga bisa menaruh folder pada NAS, drive eksternal, atau Google Drive untuk redundansi.
- Dukungan export dan migrasi mudah saat kita pindah ke tools lain.
- Tidak ada lock‑in; file bisa dipindah, diedit di editor lain, atau di-commit ke repositori.
- Transisi lancar bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan VSCode.
| Fitur | Manfaat | Catatan |
|---|---|---|
| Penyimpanan .md lokal | Kontrol penuh atas data | Cocok untuk backup manual ke NAS/Drive |
| Rendering ala VSCode | Baca cepat, konsisten | Familiar untuk pengguna kode |
| Share via GitHub Gists | Publikasi web tanpa konfigurasi | Perlu akun GitHub untuk private gists |
| Keyboard-first UX | Pengetikan lebih cepat | Meningkatkan produktivitas penulisan |
Bear: Aplikasi Cantik, Cepat, dan Tersinkron iCloud dengan Privasi Kuat
Bear menghadirkan pengalaman menulis yang halus, cepat, dan aman di ekosistem Apple. Kami menyukai bagaimana aplikasi ini menggabungkan teks, images, tabel, dan todo dalam satu catatan tanpa membuat tampilan berantakan.
Organisasi dengan tag fleksibel, tema indah, dan antarmuka minimal
Organisasi berbasis tags membuat pengelompokan materi kuliah dan proyek jadi intuitif. Antarmuka yang minimal membantu kita tetap fokus saat menulis atau merevisi ringkasan.
Ekspor luas dan format yang mendukung kebutuhan akademik
Bear mendukung export ke TXT, Markdown, TextBundle, RTF, PDF, JPG, HTML, DOCX, dan ePub. Ekspor multi-format memudahkan pengiriman tugas atau arsip hasil kerja.
Mode gratis vs Bear Pro, sync, dan security
Versi gratis memberi akses lokal, pemindaian dokumen, ekspor, tiga themes, dan satu ikon. Bear Pro menambah 28+ themes, 15 ikon, pencarian dalam PDFs/images, serta iCloud sync.
- Keamanan diperkuat melalui enkripsi catatan dan dukungan Apple’s Advanced Data Protection.
- Performa native app cepat, cocok untuk catatan spontan sampai susunan laporan akhir.
- Penghargaan Apple (Design Award, App of the Year 2016, Editor’s Choice 2020) menegaskan kualitas interface dan desain.
| Fitur | Manfaat | Catatan |
|---|---|---|
| Tags & themes | Organisasi fleksibel dan tampilan konsisten | Mudahkan navigasi materi kuliah |
| Export format | Kompatibel dengan kebutuhan submit dan arsip | Termasuk DOCX, PDF, HTML |
| Sync & security | Sinkron lintas perangkat Apple dengan enkripsi | iCloud opsional; akses offline tetap tersedia |
Inkdrop: Editor Markdown Serbaguna dengan KaTeX, Plugin 100+, dan Mode Bebas Gangguan
Inkdrop hadir sebagai editor serbaguna yang dibuat untuk menulis teknis dengan cepat dan konsisten. UI bersih dan distraction‑free mode menjaga fokus saat kita mengerjakan laporan atau ringkasan riset.
Fokus kerja dan performa
Performa Inkdrop sangat responsif bahkan dengan banyak notes. Akses instan via Alfred atau Raycast mempercepat alur kerja dan membuka catatan tanpa jeda.
Fitur teknis untuk penulisan ilmiah
Editor mendukung code highlighting multi‑bahasa, multi‑cursor, dan line numbers. Keymap fleksibel (Vim, Emacs, Sublime) membantu transisi dari editor favorit.
Renderer extensible dan ekspor
Renderer yang dapat diperluas mendukung KaTeX, mermaid, toc, embed, dan code‑title. Ekspor ke html, PDF, dan MD, plus share via tautan web, memudahkan distribusi hasil kerja.
Kustomisasi, produktivitas, dan harga
Ekosistem lebih dari 100 plugin dan themes memberi kebebasan menambah features sesuai kebutuhan. Status catatan dan progress task membantu memantau to‑do dan deadline.
| Platform | Trial | Harga |
|---|---|---|
| Windows, macOS, Linux, iOS, Android | 30 hari gratis | $8.31/bln (tahunan) |
| Integrasi | Alfred, Raycast, MCP AI | Developer: Takuya Matsuyama |
VSCode untuk Catatan Markdown Offline: Cepat, Keyboard-First, dan Dapat Dikustom

VSCode memberi kita lingkungan serba bisa untuk menulis catatan teknis tanpa menurunkan kecepatan kerja.
Kita dapat mengetik dengan sangat cepat berkat mode keyboard-first. Ekstensi pratinjau dan dukungan LaTeX menampilkan persamaan secara real time, sehingga menghemat time saat finalisasi dokumen.
Mengetik lightning-fast dengan pratinjau dan LaTeX
Ekstensi seperti Markdown Preview Enhanced dan LaTeX Workshop memperlihatkan hasil instan. Ini mengurangi kesalahan sintaks dan mempercepat alur kerja saat menyalin rumus dari papan tulis.
Struktur folder lokal .md dan backup mudah
Menyimpan semua catatan sebagai file .md di folder proyek membuat backup ke NAS atau drive eksternal sederhana. Kita bisa gunakan Git lokal untuk versioning tanpa bergantung pada layanan cloud.
- Dukungan code highlighting bawaan memudahkan dokumentasi praktikum.
- Ekosistem ekstensi besar membuat VSCode fleksibel sebagai app untuk coding dan menulis.
- Konfigurasi tema dan shortcut disesuaikan agar nyaman dipakai lama.
| Fitur | Manfaat | Catatan |
|---|---|---|
| Pratinjau & LaTeX | Render rumus langsung | Kurangi revisi akhir |
| Folder .md lokal | Backup dan organisasi mudah | Kompatibel dengan NAS/Drive |
| Code highlighting | Dokumentasi praktikum jelas | Mendukung banyak bahasa |
Obsidian: Alternatif Bertenaga untuk Vault Lokal dan Penautan Ide
Obsidian memberi kita cara lain untuk mengelola pengetahuan lewat visualisasi hubungan antar catatan.
Graph view dan backlink membuat jaringan ide terlihat. Kita bisa menautkan berbagai notes sehingga konsep lintas mata kuliah saling terhubung.
Vault lokal menjaga semua file di perangkat kita. Cara ini memberi kontrol penuh pada structure folder dan privasi saat menyimpan riset atau rangkuman.
- Sistem tags dan backlink memudahkan menemukan hubungan antar topik.
- Plugin menambah fungsi: template tugas, penjadwalan, hingga integrasi referensi untuk literature review.
- Mode fokus dan tema komunitas membuat sesi menulis panjang jadi nyaman.
| Fitur | Manfaat | Catatan |
|---|---|---|
| Graph view | Visualisasi keterkaitan | Membantu pemikiran non-linear |
| Vault lokal | Kontrol data & backup | Cocok untuk file besar dan privasi |
| Ekosistem plugin | Fleksibilitas fungsi | Memperkuat workflow riset |
Obsidian termasuk salah satu apps populer di kalangan peneliti. Untuk mahasiswa STEM, ini cocok saat butuh referensi silang dan peta pengetahuan yang dinamis.
Perbandingan Fitur Kunci: LaTeX/KaTeX, Ekspor, Sinkronisasi, dan Keamanan

Mari lihat bagaimana tiap app menangani rumus, ekspor file, sinkronisasi, dan proteksi data. Ringkasan ini membantu kita memilih sesuai kebutuhan kuliah atau riset.
LaTeX dan diagram
Untuk rendering rumus dan diagram, Inkdrop unggul karena renderer yang extensible mendukung KaTeX, mermaid, dan toc. Hasil view rumus tetap presisi saat kita membaca ulang catatan teknis.
Ekspor dan berbagi
Bear menawarkan opsi export terluas: HTML, PDF, DOCX, ePub, hingga images (JPG). Inkdrop fokus pada export cepat ke HTML, PDF, dan MD.
Penyimpanan lokal vs sinkronisasi
DumbNote menyimpan semua file sebagai .md lokal sehingga mudah dipindah dan dicadangkan ke NAS/Drive. Bear menyediakan sync via iCloud untuk pengguna Apple yang butuh akses lintas perangkat.
Privasi dan keamanan
Security menjadi pertimbangan penting. Bear punya enkripsi catatan dan dukungan Advanced Data Protection. DumbNote mengutamakan kontrol data karena semua tersimpan lokal tanpa lock‑in.
- Inkdrop: performa tinggi, berbagi lewat tautan publik, dan 100+ plugin untuk menambah features.
- Bear: export luas, sync iCloud, dan proteksi enkripsi untuk privasi data.
- DumbNote: kontrol penuh atas folder .md dan backup sederhana ke NAS/Drive.
| Aspek | Inkdrop | Bear | DumbNote |
|---|---|---|---|
| LaTeX/Diagram | KaTeX, mermaid, toc | Render LaTeX via plugin | Dasar, lokal |
| Export | HTML, PDF, MD | HTML, PDF, DOCX, JPG, ePub | MD lokal, Gists |
| Sync | Link publik, offline | iCloud | Backup NAS/Drive |
| Security | Kontrol plugin | Enkripsi + Advanced Data Protection | Data lokal, tanpa lock‑in |
Jika ingin mencoba Inkdrop lebih jauh, lihat situs resminya di Inkdrop untuk detail fitur dan trial.
Rekomendasi Kami Berdasarkan Kebutuhan: Kuliah, Riset, dan Proyek Kode
Setiap mahasiswa punya workflow berbeda; rekomendasi ini membantu mencocokkan tools dengan kebutuhan nyata. Kami pilih app menurut prioritas: rumus & diagram, antarmuka minimal, dan otomasi teknis.
Mahasiswa STEM yang butuh LaTeX dan diagram
Untuk user yang memprioritaskan LaTeX dan diagram, Inkdrop paling cocok. Ia mendukung KaTeX, mermaid, dan export cepat dengan access offline andal.
Penulis cepat yang mengutamakan UI minimal dan tema
Penulis yang suka antarmuka bersih dan themes indah akan nyaman dengan Bear. Ekspor luas dan iCloud sync mempercepat pengiriman tugas.
Pengguna teknis yang ingin plugin, keymap, dan otomasi
Bagi tipe yang butuh banyak features, Inkdrop kembali unggul berkat 100+ plugin dan keymap Vim/Emacs. Jika ingin kontrol file mentah dan berbagi ringan, DumbNote tetap sederhana dan efektif. Obsidian cocok untuk menghubung-kan notes dan memetakan ideas. VSCode tepat untuk yang sering berpindah antara code dan catatan.
| App | Kegunaan | Keunggulan |
|---|---|---|
| Inkdrop | Riset & rumus | KaTeX, mermaid, plugin |
| Bear | Penulisan cepat | UI minimal, export luas |
| DumbNote | Kontrol .md | Sederhana, berbagi Gists |
| Obsidian / VSCode | Mapping & coding | Backlink / pratinjau LaTeX |
- Pilih app sesuai device dan kebutuhan akses saat kuliah.
- Untuk ideas spontan, pakai yang cepat dibuka dan punya template ringkas.
- Pastikan access offline solid agar tetap produktif di ruang dengan sinyal terbatas.
Kesimpulan
Kita memilih app berdasarkan apakah kita butuh kontrol file lokal atau kemudahan sinkronisasi. Pilihan ini menentukan workflow menulis note dan cara kita menyimpan satu2 dokumen.
Untuk catatan STEM, utamakan dukungan LaTeX/KaTeX agar text dan rumus tampil konsisten saat diekspor. Bear unggul untuk ekosistem Apple karena export dan images; Inkdrop bersinar pada performa, plugin, dan KaTeX.
DumbNote memberi kebebasan penuh pada file .md tanpa lock‑in, sementara Obsidian kuat pada organisasi dengan tags dan jaringan ide. VSCode jadi jembatan praktis antara kode dan penulisan saat deadline mendesak.
Uji coba singkat, pilih satu aplikasi utama dan satu pendamping. Dengan themes yang nyaman dan alur yang cocok untuk kita, kualitas notes lintas semester akan lebih konsisten dan rapi.



