BAZNAS Sumut Distribusikan ZIS Senilai Rp2,93 Miliar untuk 2.648 Mustahik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Utara telah berbagi bantuan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) sebanyak Rp2,93 miliar kepada 2.648 mustahik pada triwulan pertama tahun 2026. Aksi ini menjadi bukti nyata dari dedikasi BAZNAS dalam menjangkau masyarakat kurang mampu dan mempererat jalinan solidaritas sosial.
Kegiatan Penyaluran ZIS
Acara penyaluran bantuan tersebut berlangsung dalam rangka kegiatan Pengumpulan Zakat para Pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Penyaluran ZIS Triwulan I Tahun 2026. Lokasinya bertempat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Jumat (13/3/2026).
Peran Zakat dalam Masyarakat
Menurut Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, zakat yang dikelola dengan baik memiliki dampak sosial yang signifikan dalam membantu masyarakat dan mengurangi gap ekonomi.
“Zakat yang dikelola dengan efektif dapat menjadi kekuatan sosial yang sangat besar dalam membantu masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi,” ucapnya.
Zakat dan Solidaritas Kemanusiaan
Surya menambahkan, sejumlah wilayah di Sumut baru-baru ini mengalami bencana banjir dan fenomena hidrometeorologi. Dalam kondisi ini, peran BAZNAS sangat penting karena zakat menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, berbagai bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk distribusi logistik, layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan bantuan kemanusiaan lainnya.
Zakat dan Pemulihan Pasca Bencana
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS juga mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa zakat tidak hanya hadir saat darurat, tetapi juga berperan dalam pemulihan kehidupan masyarakat pasca bencana.
Optimalisasi Pengumpulan Zakat
“Saya berharap semangat berzakat terus tumbuh dan menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumut juga akan terus mendorong optimalisasi pengumpulan zakat dengan memperkuat unit pengumpul zakat di berbagai instansi,” kata Surya.
BAZNAS dan Zakat Menguatkan Indonesia
Ketua BAZNAS Sumut, Mohammad Hatta, menyatakan bahwa tema nasional BAZNAS saat ini adalah Zakat Menguatkan Indonesia. Tema ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya merupakan kewajiban ritual keagamaan, tetapi juga alat penting dalam memperkuat ekonomi dan solidaritas sosial bangsa.
“Melalui zakat kita memperkuat fondasi kebangsaan dari lini paling bawah dengan memberdayakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Pencapaian BAZNAS Sumut
Hatta juga mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 BAZNAS Sumut berhasil menghimpun ZIS sebesar Rp19,597 miliar. Dari jumlah tersebut, total penyaluran mencapai Rp17,771 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 31.323 mustahik.
Dana ZIS tersebut disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami bersyukur terjadi pertumbuhan pengumpulan ZIS sebesar 5 persen pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” katanya.
Wakil Gubernur dan Penjabat Sekretaris Daerah Menunaikan Zakat
Wakil Gubernur Sumut, Surya, bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah juga menunaikan zakat melalui BAZNAS. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para rektor perguruan tinggi, Ketua BAZNAS kabupaten/kota, serta tokoh agama.
