slot depo qris 10k slot depo 10k

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

BamsoetBeritaFKPPIHUTHUT FKPPINasionalU T A M A

Bamsoet Tegaskan FKPPI Sebagai Organisasi Perjuangan, Bukan Alat Politik untuk Mencari Kekuasaan

Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), menegaskan pentingnya menjaga identitas FKPPI sebagai organisasi perjuangan. Ia menekankan bahwa FKPPI tidak seharusnya dijadikan sebagai alat politik untuk meraih kekuasaan. Pernyataan ini disampaikan saat merayakan HUT ke-48 FKPPI di Jakarta baru-baru ini.

FKPPI: Organisasi Perjuangan yang Berakar dari Nilai-Nilai Kebangsaan

Dikenal sebagai organisasi yang lahir dari semangat pengabdian terhadap bangsa, FKPPI memiliki misi untuk membangun dan menjaga persatuan serta ketahanan nasional. Menurut Bamsoet, orientasi utama FKPPI harus tetap pada pengabdian terhadap negara dan rakyat, serta berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, FKPPI harus terhindar dari kepentingan politik praktis yang dapat mengaburkan jati dirinya.

Pernyataan Tegas Bamsoet

Bamsoet menegaskan, “FKPPI adalah alat perjuangan, bukan kendaraan politik untuk mencari kekuasaan. Di dalam FKPPI, kepentingan yang diperjuangkan haruslah kepentingan rakyat dan negara.” Pernyataan ini menjadi landasan bagi seluruh anggota FKPPI untuk tetap fokus pada misi sosial dan kemanusiaan, terlepas dari pilihan politik pribadi mereka.

Transformasi FKPPI Menuju Organisasi Modern

Di usia yang ke-48, FKPPI diharapkan melakukan transformasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Bamsoet mengingatkan pentingnya peran generasi penerus dari keluarga besar TNI-Polri dalam pembangunan nasional. Dengan modal sosial yang dimiliki, FKPPI berpotensi menjadi kekuatan sipil strategis dalam menjaga persatuan serta mendorong terwujudnya kedaulatan ekonomi dan kemakmuran rakyat.

Pentingnya Penyesuaian dengan Perubahan Zaman

“FKPPI harus terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Semangat bela negara hari ini harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak pada kehidupan masyarakat,” ujar Bamsoet. Dia menekankan bahwa dalam menghadapi tantangan modern, FKPPI perlu memperkuat ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga ketahanan pangan dan energi.

Tantangan Bangsa dan Peran FKPPI

Bangsa Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk ancaman terhadap ketahanan nasional yang muncul melalui berbagai saluran, seperti tekanan ekonomi dan disinformasi. Dalam konteks ini, Bamsoet menjelaskan bahwa bela negara tidak hanya berarti mengangkat senjata, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam berbagai sektor.

  • Pembukaan lapangan pekerjaan oleh pengusaha
  • Peningkatan produksi pangan oleh petani
  • Pembangunan usaha berbasis teknologi oleh anak muda
  • Inovasi dari akademisi
  • Partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan

FKPPI sebagai Penggerak Kesadaran Bela Negara

Dengan latar belakang keluarga besar TNI-Polri, FKPPI memiliki posisi strategis untuk menggerakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara. “FKPPI harus mampu mengonsolidasikan seluruh potensi yang ada menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang produktif,” jelaskan Bamsoet.

Perekonomian Nasional dan Peran FKPPI

Momen transformasi FKPPI kini menjadi semakin penting mengingat perekonomian nasional menunjukkan daya tahan yang baik. Namun, tantangan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat masih besar. Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29 persen pada triwulan II-2026, meskipun masih terdapat 22,93 juta penduduk yang hidup dalam kemiskinan.

Ukuran Keberhasilan Pembangunan

Bamsoet menggarisbawahi, “Ukuran keberhasilan pembangunan bukan sekadar angka pertumbuhan PDB, tetapi seberapa besar pertumbuhan tersebut mampu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.” Untuk itu, FKPPI harus berperan aktif dalam memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menyiapkan Generasi Muda untuk Masa Depan

Transformasi FKPPI juga harus menjangkau generasi muda. Anak-anak muda dari keluarga besar TNI-Polri perlu dipersiapkan agar memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi. FKPPI dapat berfungsi sebagai jembatan antara generasi muda dengan dunia pendidikan, industri, dan berbagai sektor lainnya.

  • Pendidikan dan pelatihan keterampilan
  • Akses ke modal dan pemasaran
  • Penciptaan lapangan kerja
  • Sertifikasi kompetensi
  • Jaringan dengan komunitas profesional

Penerus Nilai Perjuangan

“Generasi muda FKPPI harus menjadi penerus nilai perjuangan sekaligus pencipta masa depan,” tegas Bamsoet. Dengan mencetak pengusaha muda, profesional, dan pemimpin daerah, FKPPI akan menjadi wadah yang kuat untuk kaderisasi sosial ekonomi di Indonesia.

Related Articles

Back to top button