Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dengan Target Pembangunan Jelas

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, baru-baru ini melantik tiga pejabat yang menduduki posisi tinggi pratama di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, pada hari Jumat, 18 September 2026, Bobby menekankan pentingnya menetapkan target pembangunan yang jelas, terukur, dan berbasis data. Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mencapai sasaran tersebut.
Pelantikan Pejabat Baru
Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Wakil Gubernur, Surya, serta Pejabat Sementara Sekretaris Daerah, Timur Tumanggor, dan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut. Tiga pejabat yang dilantik adalah Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, dan Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Pentingnya Amanah Jabatan
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan harapannya agar para pejabat baru dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan yang diemban harus dapat dipertanggungjawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Mendorong Pembangunan Berbasis Data
Bobby Nasution secara tegas menggarisbawahi pentingnya menetapkan target capaian pembangunan yang jelas di setiap sektor. Ia menekankan bahwa dalam sektor pariwisata, intervensi yang tepat diperlukan agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut dapat meningkat secara signifikan.
Strategi Meningkatkan Jumlah Wisatawan
“Setelah pelantikan ini, kita perlu fokus pada cara-cara untuk meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event yang berbasis data yang akurat. Ini bukan hanya soal seremonial, tetapi tentang apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut untuk mencapai target tersebut,” ujar Gubernur.
Perencanaan dan Kolaborasi yang Efektif
Bobby menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Ia juga mencatat bahwa pengembangan sektor pariwisata memerlukan kolaborasi dengan OPD lain, termasuk dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu pendukung utama.
Perbandingan dengan Provinsi Lain
“Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan kita sangat rendah, hanya sekitar 200 ribu per tahun. Sementara provinsi lain, bahkan negara tetangga memiliki angka di atas 2 juta. Kita hanya mampu mencapai 10 persen dari potensi tersebut. Target kita bukan hanya berfokus pada jumlah kunjungan, tetapi juga berapa lama wisatawan menginap, di mana semua OPD harus mendukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” jelasnya.
Pesan untuk Kepala Biro Perekonomian
Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Bobby memberikan arahan untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor industri, pertanian, perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini dianggap penting dalam merespons keluhan masyarakat mengenai stabilitas harga bahan pokok.
Pentingnya Indikator Makro Ekonomi
“Perhatikan indikator makro ekonomi dan jadilah pendukung bagi BUMD. Jangan mempersulit rencana bisnis mereka,” imbuhnya.
Efisiensi Penggunaan Anggaran
Selanjutnya, Bobby memberikan penekanan kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut mengenai pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan. Menurutnya, belanja pemerintah harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja yang ada.
Mencegah Tindakan Korupsi
“Kami meminta semua pihak untuk menjauhi praktik korupsi, pungutan liar, atau tindakan yang merugikan masyarakat dan keuangan negara. Apalagi baru-baru ini kita mendengar paparan dari KPK,” tegas Gubernur.
Komitmen Pejabat Baru
Sementara itu, Terang Dewi Susantri Ujung, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif yang baru dilantik, menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas yang telah diamanahkan oleh Gubernur Bobby Nasution. Ia berencana untuk menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, khususnya untuk program-program yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.
Dengan langkah-langkah ini, Gubernur Bobby Nasution berharap untuk menciptakan perubahan yang signifikan dalam pengembangan Sumatera Utara. Melalui kolaborasi yang efektif dan perencanaan yang matang, diharapkan target-target pembangunan dapat tercapai, serta membawa dampak positif bagi masyarakat.




